Tuesday, 8 December 2015

Perintah DOS Beserta Fungsinya




Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam [sistem operasi] DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:
·       1.    Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam  
         command.com (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana  
         saja.
2.  Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam 
     command.com, dan membutuhkan sebuah berkas .

Berikut daftar Perintah DOS beserta fungsinya :

A
ADDUSERS : Tambah  daftar pengguna untuk / dari file CSV

ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file  asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
B
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC


C
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor  Active Directory data
D
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus  profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan  isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
E
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation  perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
F
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari  string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
G
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
H
HELP : Online Help
I
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
K
KILL : Remove program dari memori
L
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
M
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
N
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan  saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup  folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
P
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
Q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
R
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor  pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
S
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE :  Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
T
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
U
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
V
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
W
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
X
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

Cara Mudah Menginstalasi Driver PC dengan Easy DriverPacks

asy Driver Packs merupakan Aplikasi yang dapat mewakili driver PC atau Laptop untuk memaksimalkan kinerja hardware yang terpasang (install) di PC atau Laptop tersebut, sehingga dengan aplikasi Easy Driver Packs ini kita tidak perlu mem-BackUp banyak Driver Hardware untuk PC/Laptop (tidak selalu karena ada beberapa hardware yang harus di-install secara terpisah tidak dalam satu paket Aplikasi Driver Packs).

Adapun langkah penggunaan Aplikasi Easy DriverPacks sebagai berikut :
  1. Pertama-tama download terlebih dahulu Driver Pack-nya (bila belum punya). Sebelum download, pastikan Sistem Operasi yang Anda gunakan (Windows XP/7/8 baik 32bit maupun 64bit). Atau koleksi semua aja. Hehe… Untuk Teknisi Kali…
  2. Setelah Download selesai, Extrak terlebih dahulu *.RAR Easy Driver Packs dalam sebuah Folder
  3. Setelah Extrak selesai, Double Klik WanDrv.exe & tunggu identifikasi hardware beberapa saat hingga tampil jendela Easy Driver Packs memberi informasi checklist pada beberapa hardware yang compatible
  4. Klik Start (S) > Klik Extrac and Install drivers(I) (Recommend)
  5. Tinggal tunggu Dech hingga selesai dan meminta konfirmasi untuk restart > Klik Reboot (untuk restart PC/Laptop)
  6. Selesai dech.
Apabila ada hardware yang driver-nya belum terinstall maka lakukan instalasi driver tersebut secara manual. Adapun Hardware yang tidak termasuk Drivernya di Aplikasi Easy Driver Packs ini antara lain Touchpad, Camera, Cardreader, Modem, Printer, dsb. Untuk itu, ketika kita membeli Hardware PC atau membeli Laptop atau Netbook pastikan kita telah menerima Driver Hardware tersebut yang biasanya dapat kita terima dalam bentuk CD/DVD (kebanyakan).
Semoga bermanfaat.


Cara Install Ulang XP dengan Flashdisk

 Silahkan tancapkan USB Flashdisk di PC, laptop, notebook  kemudian lakukan perubahan seting di bios di bagian boot disk bagian yang pertama set ke boot usb 1st boot to usb

Caranya restart PC/LAPTOP/komputer dan pada saat komputer akan nyala klik tombol yang telah ditentukan setting pilihan boot oleh komputer, seperti pada umumnya tombol untuk melakukan pilihan boot disk yaitu tombol F7, F8, F9, F10, F11, F12 pilih salah satu nya sesuai dengan setingan komputer nya, sehingga pilihan booting akan muncul bila sudah muncul klik boot to usb.

2. Tunggu sampai ada tulisan Press any key to boot from usb. Kemudian tekan tombol sembarang (terserah anda)

3. Ada 3 pilihan Instalasi,

Enter = menginstal Windows XP
R = Repair Windows XP yang sebelumnya sudah terinstal &
F3 = keluar dari proses instalasi.
  
4. Pada Windows XP Licensing Agrement, tekan F8

5.  Lalu proses Pastisi Harddisk, ukuran/kapasitas dan jumlah partisi terserah anda.

Note : "jika sebelumnya Anda sudah terinstal Windows/Sistem Operasi, hapus dulu partisi sistemnya setelah itu baru tentukan lagi partisinya. jika tidak maka sistem operasi akan error"

6. Kalau mau langsung menginstal, tekan Enter, tapi kalau mau membagi partisi, tekan C. maka akan tampil pembagian partisi (pembagian dalam satuan MB. contoh : jika ingin 25 GB, maka  ditulis 25000 MB).

7. Jika sudah, tekan Enter pada partisi yang anda inginkan (saya sarankan pada partisi urutan pertama, untuk mempermudah proses instalasi).


8. Maka akan muncul pilihan format partisi.

saran:  pilih yang Quick, karena prosesnya lebih cepat


9. Lalu proses format dan setelah itu, proses penyalinan file instalasi.Setelah proses penyalinan selesai, komputer akan restart otomatis. untuk mempercepat restart, anda bisa langsung tekan Enter.




10. Lalu akan muncul tampilan Grafik Windows XP dan Setelah itu akan muncul proses instalasi berbasis grafik.



11. Akan mucul tampilan grafik Welcome to Microsoft Windows dan klik Next dan pada bagian Help Protect Your PC sebaiknya pilih Not Right Now Lalu tinggal Next, Next, dan Next.Sampai muncul jendela Welcome dan akhirnya muncul tampilan dekstop Windows XP.



Semoga Bermanfaat.



Cara Membuat USB Bootable FlashDisk Windows dengan Rufus

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

Rufus | 681 KB

Rufus adalah sebuah aplikasi portable yang berguna untuk membuat bootable USB bagi Windows atau Linux, cara penggunaanya hampir mirip dengan YUMI. Dengan menggunakan aplikasi mini ini, kamu bisa menginstall Windows melalui USB apabila perangkat komputer kamu tidak memiliki CD/DVD-ROM. Rufus juga sudah support Bahasa Indonesia.

Kali ini saya akan membagikan cara untuk membuat USB Bootable Windows dengan Rufus. Cara ini cukup efektif buat kalian yang malas burning file ISO Windows XP kedalam CD/DVD. Cara ini bisa digunakan untuk membuat bootable Windows XP, 7, 8/8.1 dan juga Windows 10. Rufus juga support untuk membuat bootable DLC Boot atau Boot Sergei Strelec.

Sebelum membuat Windows USB Bootable kedalam FlashDisk, ada beberapa hal yang harus kalian siapkan diantaranya :

- FlashDisk kosong minimal 1 GB / 2 GB
- File ISO Windows XP.
- Aplikasi Rufus.

Berikut tutorial cara membuat bootable USB Windows XP kedalam FlashDisk :

1. Kalian download terlebih dahulu aplikasi rufus melalui situs resminya disini.

2. Jalankan rufus sebagai admin, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Tampilan dibawah adalah tampilan default Rufus. Dalam tutorial kali ini saya menggunakan flashdisk berukuran 8 GB. ada beberapa menu yang bisa kalian lihat dibawah, diantaranya :

- Device : menunjukan nama FlashDisk.
- Paritition Scheme & Target System Type : menu ini menunjukan jenis partisi apa yang akan kalian install Windows dengan Rufus. Apakah PC kalian support BIOS / UEFI.
- File System : Jenis sistem file yang digunakan pada flashdisk. Flashdisk biasanya memiliki file System FAT32, namun saya memilih NTFS ( bebas ).
Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

3. Setelah itu kalian cari file ISO Windows yang ingin kalian buat bootable, dalam contoh ini saya ingin membuat bootable Windows XP. klik pada gambar DVD-ROM seperti dibawah ini.

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

4. Tunggu sementara, karena Rufus sedang mengecek file ISO yang kalian gunakan.

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

5. Saya melakukan settingan terhadap FlashDisk saya seperti gambar dibawah ini, dan jika sudah OK, kalian bisa klik Start.

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

6. Pesan dibawah muncul. karena pada langkah ke-5 saya memilih pilihan Quick Format. Pilihan tersebut akan menghapus seluruh data yang ada di FD. Jadi pastikan flashdisk yang kalian gunakan sudah benar-benar kosong. 

Dan klik OK untuk memulai proses pembuatan bootable USB FD. Proses menggunakan rufus cukup memakan waktu beberapa menit, sekitar 7 sampai 10 menit tergantung dari besarnya ukuran file ISO Windows milik kalian.

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

7. Done ! jika sudah, maka flashdisk kalian sudah siap digunakan sebagai USB Bootable. Biasanya, flashdisk yang sudah dijadikan bootable USB akan memiliki tampilan installer seperti gambar dibawah ini.

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

Cara Membuat USB Bootable untuk Windows XP dengan Rufus

Cara Instal Windows XP di VirtualBox

Oracle VM VirtualBox adalah software virtual yang dapat digunakan untuk virtual OS di berbagai macam sistem operasi. Software ini dapat digunakan untuk menginstall lebih dari satu OS di mesin yang sama, kita dapat juga menghapusnya dengan mudah tanpa takut akan kehilangan sistem operasi.

saat ini, saya akan meng-install WinXP divirtual machine yang akan dibuat.
langkah - langkah nya yaitu :

1. DOWNLOAD & INSTALL VIRTUALBOX
  • Pertama download dulu installer-nya di sini. Pilih sesuai dengan tipe OS yang Anda gunakan.
  • Setelah itu jalankan file installer-nya. Klik Next> pada saat VirtualBox Setup Wizard muncul.
  • Selanjutnya Anda bisa memilih lokasi instalasinya. Klik Next> untuk melanjutkan.
  • Pilih di mana saja Anda ingin shortcut dibuat, lalu klik Next>.
  • Biasanya akan muncul peringatan bahwa koneksi ke jaringan akan diputus sementara pada selama proses instalasi. Klik saja Next>.
  • Klik Install untuk memulai proses instalasi.
  • Jika UAC muncul, klik saja Yes.
  • Sampai disini Anda sudah berhasil meng-install VirtualBox. Klik Finish untuk menjalankan program VirtualBox.
  • SETUP VIRTUAL MACHINE & GUEST OS Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat virtual machine-nya. Klik New di VirtualBox Manager untuk memulai.
  • Anda akan disambut oleh New Virtual Machine Wizard. Klik Next untuk melanjutkan.
  • Di sini Anda akan memilih jenis OS apa yang akan Anda install sebagai Guest OS. Dalam contoh ini kita akan meng-install WinXP. Klik Next jika sudah selesai memilih jenis OS.
  • Anda bisa menentukan berapa besar memory (RAM) untuk virtual machine ini nantinya. Geser slider ke angka yang inginkan, lalu klik Next.
  • selanjutnya, pastikan Anda memilih Create new hard disk, seperti ilustrasi di bawah ini. Jika sudah, klik create.
  • selanjutnya, pilihlah tipe hard drive 
  • Anda bisa memilih apakah ukuran virtual hard disk ini nantinya besarnya bisa berubah atau selalu tetap. Untuk penghematan sebaiknya Anda memilih yang Dynamically expanding storage. Klik Next jika sudah memilih.
  • Di sini Anda bisa memilih lokasi dimana virtual hard disk ini akan dibuat, sekaligus juga menentukan ukuran maksimal hard disk (hard disk maximum size). VirtualBox secara default menyarankan ukuran sebesar 10 G. Namun Anda juga bisa men-set lebih kecil selama Anda yakin bahwa ukuran tersebut sudah cukup untuk kebutuhan Anda nantinya. Klik Next.
  • instal virtual mesin selesai, Klik Finish. 
  • Terlihat bahwa Anda sudah mempunyai satu virtual machine bernama Mia septi aulia, walaupun isinya masih kosong. 
  • pilih setting, kemudian storage . maka akan keluar tampilan seperti
  • pada storage. klik empty dan pada attributes terdapat icon cd klik, dan open OS pada komputer / laptop. kemudian klik OK 
  • Tampilan instalasi WinXP pun akan mulai keluar.Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini
  • Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini
  • lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini
  • Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini
  • Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini
  • Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini
  • Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 10 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 5000,jangan 5, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB
  • Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini
  • kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini
  • Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
  • setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisiC: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini
  • Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini
  • Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"
  • Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini.
  • selanjutnya proses instalasi windows di mulai 1..2..3...GOoooo muncul layar seperti gambar di bawah ini
  • selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi jg bisa, biar lebih terinspirasi, eitssss, tp jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini
  • Langsung klik "NEXT" aja BOS...!!! lalu mucul lagi bos layar seperti gambar di bawah ini
  • Isi nama dan organisasinya, terserah BOS aja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini
  • Masukan serial nombernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next"selanjutnya akan muncul layar administrator, isi aja mau dinamain apa komputernya, terserah deeeehhhhh......kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, terserah juga mo apa paswordnya.... lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini
  • Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" lagi BOS.... setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini
  • Silahkan Menunggu lumayan lama BOS,.... sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini
  • Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti gambar di bawah ini
  • jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"
  • Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK" aja BOS....!!!
  • Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" aj BOS...!!!
  • Proses instalasi hampir selesai BOS..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini
  • Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next" aj BOS..
  • Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"
  • Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next"
  • Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"
  •  Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"
  • Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....
  • Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini


Semoga Berhasil.