Showing posts with label Web Desain. Show all posts
Showing posts with label Web Desain. Show all posts

Thursday, 12 May 2016

Macam-Macam Tipe data

A. PENGERTIAN TIPE DATA
Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character (string). Kumpulan dari tipe data primitif yang sejenis juga dapat disatukan dalam sebuah blok yang disebut array.
Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.
 B. JENIS-JENIS TIPE DATA
Didalam bahasa pemograman sebenarnya terdapat banyak jenis-jenis tipe data, namun tipe data yang tersedia tergantung dari jenis bahasa pemrograman yang dipakai. Secara umum tipe data di seluruh bahasa pemrograman terbagi menjadi:
1)      Numeric/Number
Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka baik angka atau bilangan tersebut merupakan bilangan bulat ataupun bilangan real.
Tipe data Numeric/Number terbagi menjadi 2 bagian antara lain :
  • Tipe Bilangan Bulat
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif dan nol ( 0 ). Didalam tipe bilangan bulat sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :
Tipe DataUkuran (bit)Range
Byte8-128 s.d. 127
Short16-32768 s.d. 32767
Int32-2147483648 s.d. 2147483647
Long64-9223372036854775808  s.d. 9223372036854775807
  • Tipe Bilangan Pecahan
Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif, nol, yang bernilai pecahan. Didalam tipe bilangan pecahan sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java maka tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :
TipeUkuran
Range
Presisi (jumlah digit)
bytesbit
float432+/- 3.4 x 10386-7
double864+/- 1.8 x 1030815
1)      String/Karakter
Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk karakter (angka, huruf, karakter khusus atau simbol).
2)      Boolean
Adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah).
3)      Tipe – Data Lain
Sebenarnya selain dari ketiga tipe diatas,dalam bahasa pemrograman masih ada tipe data lain yang tidak mungkin dapat disebutkan dan jelaskan satu persatu. Contoh dari tipe data selain Numerik,String dan Boolean adalah sebagai berikut :
  • Array
Yaitu tipe data sejenis yang dapat menampung data secara bertumpuk,jadi satu tipe data tetapi datanya bisa lebih dari satu.
  •  Date
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format tanggal saja
  • Time
Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format waktu saja
  • Char
Sebenarnya tipe data char hampir sama dengan tipe data String,akan tetapi kalau tipe data string panjangnya tidak tetap sedangkan tipe data char panjangnya selalu tetap sesuai dengan inisialisasi awal pemesanan tipe data.
  • Dll.

C. OPERASI TIPE DATA
Selain tipe data berfungsi sebagai tempat untuk menampung data, tipe data juga dapat melakukan perhitungan aritmatika (tipe data numerik), operasi penggabungan (tipe data sting),dll.
1. Operasi tipe data numerik
  • Operasi aritmatika
Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatik (penambahan(+), pengurangan (-), perkalian (x), pembagian (/),dll).
Contoh :
Private int kuis,uts,uas,na;
Na=(kuis+uts+uas)/3
  • Operasi operator relational
Operasi operator relational sebenarnya harus dikombinasikan dengan operasi aritmatika dan operasi fungsi logika. Berikut simbol dari operator relational:
–          Sama dengan (=)
–          Tidak sama dengan (!=)
–          Lebih kecil dari (<)
–          Lebih besar dari (>)
–          Lebih kecil dari atau sama dengan (<=)
–          Lebih besar dari atau sama dengan (>=)
Contoh :
Private string keterangan;
Private int nilai_akhir=61;
If (nilai_akhir>=61){
Keterangan=”lulus”;
}

2. Operasi tipe data String
Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan pemenggalan, perhitungan panjang string penggabungan dll.
  • Operasi Pemenggalan
Operasi yang digunakan untuk mengambil suatu karakter dalam nilai data string.
Contoh :
Substring(“sulis wijayanti”,9,4);
Maka hasil diatas adalah “jaya”
  •  Operasi Perhitungan Panjang String
Operasi yang digunakan untuk mengetahui panjang karakter dalam nilai data string.
Contoh :
Length(“sulistiana”);
Maka hasil diatas adalah 10
  •  Operasi Penggabungan
Operasi yang digunakan untuk menggabungan nilai data string.
Contoh :
Concat(“sulis”,”soni”);
Maka hasil diatas adalah sulissoni
  •  Operasi Pencarian Posisi
Operasi yang digunakan untuk mengetahui posisi karakter dalam nilai string
Contoh :
Index(“intan sari wijayanti”,”sari”);
Maka hasil diatas adalah 7
  •  Dan masih banyak lagi, misalnya UPPER untuk menjadikan huruf kapital,LOWER untuk menjadikan huruf kecil,L TRIM dan R TRIM untuk menghilangkan spasi pada nilai string dll.

3. Operasi tipe data boolean
Pada tipe data boolean hanya dapat melakukan operasi logika dan fungsi logika tersebut dapat dikombinasikan dengan fungsi logical(and,or,not,dll) serta dapat dikombinasikan dengan operator relational.
Contoh :
Private int na=61;
Private string predikat;
If ( (na>=61) and (na<=70){
Predikat=”C”;
}else If ( (na>=71) and (na<=80){
Predikat=”B”;
}

Tuesday, 8 March 2016

Vallidasi Input Data dengan PHP



Form validation adalah sebuah form yang mampu melakukan validasi pada tiap inputan pada form. misal nya jika seorang user belum melakukan pengisian nama dan saat user mengklik tombol sumbit maka akan muncul pemberitahuan bahwa user belum mengisi nama pada form .
langkah pertama kita akan membuat sebuah form sederhana di mana user akan menginput data pada form ini. buat file form.php dan aksi-form.php sebagai pengecek kevalitan inputan oleh user.

Validasi Form dengan PHP

Di tutorial php ini akan dijelaskan cara melakukan validasi form dengan PHP. Ada dua hal yang terkait dengan validasi form. Yang pertama adalah melakukan validasi data yang diinputkan ke form, dan yang kedua adalah menampilkan error message jika data yang diinput tidak valid. Di bawah adalah contoh validasi yang simpel, yang hanya mengecek apakah semua data diinput dan tidak kosong.
  1. <!-- file simple-validasi.php --->  
  2. <?php  
  3.     if($_POST){  
  4.         $nama = $_POST['nama'];  
  5.         $email = $_POST['email'];  
  6.         $alamat = $_POST['alamat'];  
  7.         $kota = $_POST['kota'];  
  8.         $kodePos = $_POST['kode_pos'];  
  9.         if(empty($nama) || empty($email) || empty($alamat) || empty($kota) || empty($kodePos)){  
  10.             echo '<strong>Data tidak komplit</strong>';  
  11.         }else{  
  12.             //prosess data  
  13.         }  
  14.     }  
  15. ?>  
  16. <form name="form-name" method="post" action="">  
  17.     <dl>  
  18.       <dt>Nama:</dt>  
  19.       <dd>  
  20.     <input name="nama" id="nama" type="text" />  
  21.       </dd>  
  22.       <dt>Email:</dt>  
  23.       <dd>  
  24.     <input name="email" id="email" type="text" />  
  25.       </dd>  
  26.       <dt>Alamat:</dt>  
  27.       <dd>  
  28.     <input name="alamat" id="alamat" type="text" />  
  29.       </dd>  
  30.       <dt>Kota:</dt>  
  31.       <dd>  
  32.     <input name="kota" id="kota" type="text" />  
  33.       </dd>  
  34.       <dt>Kode POS:</dt>  
  35.       <dd>  
  36.     <input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" />  
  37.       </dd>  
  38.     <dt></dt>  
  39.       <dd>  
  40.     <input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />  
  41.       </dd>  
  42.     </dl>  
  43. </form>  
Jika user tidak memasukkan salah satu data maka akan ditampilkan pesan "Data tidak komplit", seperti di bawah:
Simple form validation
Dengan script di atas, setiap kali user lupa memasukan salah satu data maka user harus menginput ulang semua data. Agar data yang sebelumnya diinputkan kembali tampil di form pada saat user melakukan kesalahan, ubah script di atas menjadi:
  1. <?php  
  2.     if($_POST){  
  3.         $nama = $_POST['nama'];  
  4.         $email = $_POST['email'];  
  5.         $alamat = $_POST['alamat'];  
  6.         $kota = $_POST['kota'];  
  7.         $kodePos = $_POST['kode_pos'];  
  8.         if(empty($nama) || empty($email) || empty($alamat) || empty($kota) || empty($kodePos)){  
  9.             echo '<strong>Data tidak komplit</strong>';  
  10.         }else{  
  11.             //prosess data  
  12.         }  
  13.     }  
  14. ?>  
  15. <form name="form-name" method="post" action="">  
  16.     <dl>  
  17.       <dt>Nama:</dt>  
  18.       <dd>  
  19.     <input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />  
  20.       </dd>  
  21.       <dt>Email:</dt>  
  22.       <dd>  
  23.     <input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />  
  24.       </dd>  
  25.       <dt>Alamat:</dt>  
  26.       <dd>  
  27.     <input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />  
  28.       </dd>  
  29.       <dt>Kota:</dt>  
  30.       <dd>  
  31.     <input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />  
  32.       </dd>  
  33.       <dt>Kode POS:</dt>  
  34.       <dd>  
  35.     <input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />  
  36.       </dd>  
  37.        <dt></dt>  
  38.       <dd>  
  39.     <input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />  
  40.       </dd>  
  41.     </dl>  
  42. </form>  
Script diubah pada line 19, 23, 27, 31, 35 dengan menambahkan attribute value di masing masing text field yang diisi dengan nilai form sebelumnya. Penampilan error message juga bisa diubah menjadi lebih manis dan lebih user friendly seperti di bawah:
Validasi Form PHP
Ubahlah script di atas menjadi:
  1. <?php  
  2.     if($_POST){  
  3.         $nama = $_POST['nama'];  
  4.         $email = $_POST['email'];  
  5.         $alamat = $_POST['alamat'];  
  6.         $kota = $_POST['kota'];  
  7.         $kodePos = $_POST['kode_pos'];  
  8.     $error = array();  
  9.         if(empty($nama)){  
  10.       $error['nama'] = 'Nama tidak boleh kosong';  
  11.         }  
  12.     if(empty($email)){  
  13.       $error['email'] = 'Email tidak boleh kosong';  
  14.     }  
  15.     if(empty($alamat)){  
  16.       $error['alamat'] = 'Alamat tidak boleh kosong';  
  17.     }  
  18.     if(empty($kota)){  
  19.       $error['kota'] = 'Kota tidak boleh kosong';  
  20.     }  
  21.     if(empty($kodePos)){  
  22.       $error['kode_pos'] = 'Kode pos tidak boleh kosong';  
  23.     }  
  24.     if(empty($error)){  
  25.             //prosess data  
  26.         }  
  27.     }  
  28. ?>  
  29. <form name="form-name" method="post" action="">  
  30.     <dl>  
  31.       <dt>Nama:</dt>  
  32.       <dd>  
  33.     <input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />  
  34.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['nama']) ? $error['nama'] : '';?></div>  
  35.       </dd>  
  36.       <dt>Email:</dt>  
  37.       <dd>  
  38.     <input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />  
  39.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['email']) ? $error['email'] : '';?></div>  
  40.       </dd>  
  41.       <dt>Alamat:</dt>  
  42.       <dd>  
  43.     <input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />  
  44.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['alamat']) ? $error['alamat'] : '';?></div>  
  45.       </dd>  
  46.       <dt>Kota:</dt>  
  47.       <dd>  
  48.     <input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />  
  49.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['kota']) ? $error['kota'] : '';?></div>  
  50.       </dd>  
  51.       <dt>Kode POS:</dt>  
  52.       <dd>  
  53.     <input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />  
  54.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['kode_pos']) ? $error['kode_pos'] : '';?></div>  
  55.       </dd>  
  56.       <dt></dt>  
  57.       <dd>  
  58.     <input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />  
  59.       </dd>  
  60.     </dl>  
  61. </form>  

JIka file untuk menyimpan/memproses data atau file untuk memvalidasi data berbeda dengan file untuk menampilkan form, dengan kata lain menggunakan dua file berbeda maka bisa menggunakan bantuan session. Gunakan script php seperti di bawah:
  1. <!-- file contact-form.php-->  
  2. <?php  
  3. session_start();  
  4. if(isset($_SESSION['error'])){  
  5. $error = $_SESSION['error'];  
  6. $_POST = $_SESSION['post'];  
  7. unset($_SESSION['error']);  
  8. unset($_SESSION['post']);  
  9. }  
  10. ?>  
  11. <form name="form-name" method="post" action="save-form.php">  
  12.     <dl>  
  13.       <dt>Nama:</dt>  
  14.       <dd>  
  15.     <input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />  
  16.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['nama']) ? $error['nama'] : '';?></div>  
  17.       </dd>  
  18.       <dt>Email:</dt>  
  19.       <dd>  
  20.     <input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />  
  21.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['email']) ? $error['email'] : '';?></div>  
  22.       </dd>  
  23.       <dt>Alamat:</dt>  
  24.       <dd>  
  25.     <input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />  
  26.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['alamat']) ? $error['alamat'] : '';?></div>  
  27.       </dd>  
  28.       <dt>Kota:</dt>  
  29.       <dd>  
  30.     <input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />  
  31.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['kota']) ? $error['kota'] : '';?></div>  
  32.       </dd>  
  33.       <dt>Kode POS:</dt>  
  34.       <dd>  
  35.     <input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />  
  36.     <div style="color:red"><?php echo isset($error['kode_pos']) ? $error['kode_pos'] : '';?></div>  
  37.       </dd>  
  38.       <dt></dt>  
  39.       <dd>  
  40.     <input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />  
  41.       </dd>  
  42.     </dl>  
  43. </form>     
  1. <?php  
  2. //file save-form.php  
  3. session_start();  
  4.     if($_POST){  
  5.         $nama = $_POST['nama'];  
  6.         $email = $_POST['email'];  
  7.         $alamat = $_POST['alamat'];  
  8.         $kota = $_POST['kota'];  
  9.         $kodePos = $_POST['kode_pos'];  
  10.     $error = array();  
  11.         if(empty($nama)){  
  12.       $error['nama'] = 'Nama tidak boleh kosong';  
  13.         }  
  14.     if(empty($email)){  
  15.       $error['email'] = 'Email tidak boleh kosong';  
  16.     }  
  17.     if(empty($alamat)){  
  18.       $error['alamat'] = 'Alamat tidak boleh kosong';  
  19.     }  
  20.     if(empty($kota)){  
  21.       $error['kota'] = 'Kota tidak boleh kosong';  
  22.     }  
  23.     if(empty($kodePos)){  
  24.       $error['kode_pos'] = 'Kode pos tidak boleh kosong';  
  25.     }  
  26.     if(empty($error)){  
  27.             //prosess data  
  28.         }else{  
  29.         $_SESSION['error'] = $error;  
  30.         $_SESSION['post'] = $_POST;  
  31.         header("location: contact-form.php");  
  32.     }  
  33.     }  
  34. ?>   

Selain mengecek apakah data yang masukkan tidak kosong, anda juga bisa melakukan validasi yang lebih detail.

Validasi Email Address

Untuk memvalidasi email address bisa menggunakan regular expression, seperti script di bawah :
  1. <?php  
  2.   $emailPattern = '/^[a-zA-Z0-9._-]+@[a-zA-Z0-9.-]+\.[a-zA-Z]{2,4}$/';  
  3.   $email = 'tutorials@myphptutorials.com';  
  4.   var_dump(preg_match($emailPattern, $email)); //hasil true  
  5.   $email = 'buka email';  
  6.   var_dump(preg_match($emailPattern, $email)); // hasil false  
  7. ?>  

Validasi Kode POS

Kode pos terdiri dari 5 digit angka atau 5 digit plus 4 digit di belakang, misal: 80361 atau 60612-0344. Untuk memvalidasi kode pos gunakan script di bawah:
  1. <?php  
  2.   $patenKodePos = '/^\d{5}([\-]\d{4})?$/';  
  3.   $kodePos = '80461';  
  4.   var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil true  
  5.   $kodePos = '60612-0344';  
  6.   var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil true  
  7.   $kodePos = '123456';  
  8.   var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil false  
  9.   $kodePos = 'abcdef';  
  10.   var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil false  
  11. ?>  
Masih banyak lagi validasi yand bisa dilakukan. Untuk validasi form data yang lain bisa ditanyakan di http://ask.myphptutorials.com atau melalui comment form di bawah.